Monev Desa, Cermin Transparansi dan Efisiensi Tata Kelola Pemerintahan
Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel terus digaungkan. Salah satunya melalui kegiatan monitoring and evaluation (Monev) yang digelar di Desa Pener, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (13/10/2025). Kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam memastikan setiap program pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Monev kali ini difokuskan untuk memotret secara objektif kondisi administrasi pemerintahan di lapangan. Tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesesuaian antara rencana kerja yang telah disusun dengan realisasi pelaksanaannya. Aspek yang ditinjau meliputi penggunaan anggaran, ketepatan waktu pelaksanaan, hingga hasil capaian program.
Melalui proses ini, tim evaluasi tidak hanya menelaah dokumen dan laporan tertulis, tetapi juga melakukan wawancara dengan pelaksana kegiatan serta pengecekan langsung terhadap bukti fisik dan data administrasi di lapangan. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur, transparan, dan berlandaskan prinsip akuntabilitas publik.
Faozi, perwakilan dari Tata Pemerintahan (Tapem) Kecamatan Taman, menjelaskan bahwa Monev bukan semata ajang mencari kesalahan, melainkan wadah refleksi dan perbaikan bersama.
“Tujuan utama Monev adalah memastikan setiap kegiatan desa berjalan efektif dan sesuai rencana. Ini bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi sebagai proses pembelajaran agar sistem administrasi kita semakin baik dan tertib,” ujarnya.
Menurut Faozi, hasil evaluasi akan menjadi bahan penting dalam menyusun rekomendasi perbaikan tata kelola desa. Hasil Monev diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penyusunan laporan, pelaksanaan kegiatan, serta sinkronisasi antara rencana dan realisasi program di lapangan. “Kita ingin agar tahun berikutnya pelaksanaan program desa bisa lebih tepat sasaran dan efisien,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tim mencatat adanya beberapa aspek administrasi yang perlu disesuaikan agar sesuai dengan ketentuan regulasi. Namun, secara umum, pelaksanaan kegiatan di Desa Pener dinilai berjalan cukup baik dan menunjukkan upaya perbaikan yang berkelanjutan.
Kegiatan Monev ini sekaligus menjadi momentum memperkuat budaya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui evaluasi yang terbuka dan berbasis data, diharapkan setiap perangkat desa dapat meningkatkan kedisiplinan dalam pengelolaan administrasi serta penggunaan anggaran publik.

